Rabu, 25 Januari 2017

4B_Berantem Biar Bisa Baikan

Pacaran itu ngak mungkin mulus-mulus aja. Kadang bisa asin melebihi garam, pedas saingan cabai, tapi bisa saja manis melebihi gula, tapi tetap ngak bakalan diabetes :D. cinta yang seperti ini jangan sekali-kali di bikin panas, karna kalau udh panas cinta ini akan renyah, gurih, terus mudah hancur.
Kadang pertikaian besar perlu dalam suatu hungan, tapi kalau keseringan kalian akan kesambet rasa jenuh dan bosan yang akut. Tapi kalau sepasang pasangan tau meletakkan di tempat posisinya mka mereka akan berlanjut ke posisi di mana indahnya baikan.
Kena dan Rangga adalah pasangan yang terjebak dalam cinta seumuran, pemikiran yang belum bisa diajak kompromi, permasalahan yang belum bisa di selesaikan dengan bijaksana, apalagi masalah perasaan mereka masih bnyak terjadi kesalahpahaman dalam menilai pasangannya satu sama lain.
Awalnya rangga adalah sosok yang humoris dan penceria, suara yang bagus memikat hati kena kedalam cinta. Rangga yang belum begitu mengenal kena juga sebaliknya tetapi ingin mencoba hati menghadirkan rasa. Rangga yang satu bulan penuh mengisi hari bersama kena terasa wanita itu menjadi suat hal yang utuh menjadi miliknya. Rangga tak ingin apa yang menjadi miliknya menjadi milik yang lain juga.  Akhirnya rangga memustuskan untuk memantapkan diri  mengungkapkan benalu yang ada di hatinya.
Kena pov : ini bukan jawaban yang mudah untuk aku lontarkan, aku yang sudah lama memutuskan untuk tidak mengenal cinta sebelum saatnya tiba. Cinta bagi aku bukan hanya masalah status yang menyatukan dua insan muda, bukan hanya pelengkap hidup semata. Ungkapan rangga betul-betul selaksa mencabik hati ini memaksa diriku untuk kembali membukanya. Oh apa yang terjadi. Ataukan ini yang namanya jatuh cinta lagi. Aku yang tidak angin memikirkan hal itu akhirnya memutuskan untuk menjauhkan sebuah alat komunikasi canggih itu dari genggaman ku. Aku mulai menyibukkan diri dengan berbagai hal lain. Tepi pernyataan rangga benar-benar menghantuiku. Akhirnya aku  melayangkan sebuah balasan pesan singkat untuknya
Kena : “ beri aku waktu, aku akan menjawabnya malam nanti”
Drett.. alat itu kembali bergetar
Rangga : “jangan memaksakan dirimu, kau bisa menjawab kapan yang kamu mau”
Matahari mulai menyelimuti dirinya dengan awan seakan menenggelamkan diri kedalam air bergelombang. Sebuah pesan untuk kena yang terasa menampar dirinya agar segera menjawab apa yang sebenarnya dia rasa.
Rangga : kena
Kena : iya rangga, aku akan mulai menyatukan apa yang sebenarnya kamu rasa  dengan yang aku rasa. Aku tak tau pasti tentang isi hatimu, namun aku tau pasti tentang isi hatiku.  kau juga harus tau hatiku belum terlalu pulih dari masalalu. Jawab kena mantap
Rangga sepertinya mengerti dengan jawaban kena, bukan masalah baginya. Mereka terus melanjutan perbincangan menghancurkan benteng  jarak yang menghalangi mereka untuk saling terbuka.
Beda dengan kena. Sosok wanita yang tak ada orang asing baginya, sehingga wanita ini memiliki banyak teman. Tidak ada bedanya bagi kena. Dia tak hanya akrab dengan wanita, bahkan baginya berteman dengan lelaki membuatnya jauh lebih nyaman. Dengan berbagai alasan kena mencoba membuat rangga mengerti agar tak ada kesalahpahaman kedepannya. Sampai saat inipun rangga belum merasa kejanggalan.
Rangga yang begitu menyayangi kena.menruti kemauannya,  Kabar yang selalu dia berikan, perhatian penuh, aturan yang dia terapkan untuk sebuah perasaan takut kehilangan. Kena benar-benar bodoh, kebiasaan buruknya adalah besar kepala dengan yang semua dia dapatkan. Sikap kena yang terus menjadi-jadi, tidak ada hal special untuk rangga. Dia beranggapan sama, kena memperlakukan teman prianya sama dengan rangga. Tidak. Sebenarnya bukan ini bukan yang kena mau. Ini bukan sekali dua kali. Bahkan rangga sudah pernal mempermasalahkannya. Tapi nihil kena malah merasa senang di cemburui rangga.
Jauh, sekarang benar-benar jauh berbeda. Rangga yang dulu sudah tak tau di mana. Hari demi hari membuat hati rangga benar-benar sakit. Sakit itulah yang  menyumblap sikap rangga menjadi benar-benar dingin. Ini bukan masalah waktu dalam hubungan yang sudah sedikit berjalan lama. Tapi ini benar-benar karena sikap kena. Kena benar-benar bodoh dengan ketidaksadarannya. Hingga akhirnya sebuah kehilangan menampar keras dirinya,sakitnya merasuk ke otak dengan denyutan keras, hati yang begitu sesak. Membuat kena berkorban untuk segala kesalahannya. Namun dia tidak menumukan rangga yang dulu.
Rangga yang sekarang benar-benar cuek dalam hubungan. Tak ada lagi keromantisan, tak ada lagi pujian, kabar yang sekali-kali ia lupa berikan. Bnyak kesalahpahaman kini yang terjadi. Rangga yang tidak pernah mengalah lagi, rangga y ang penyabar pun berubah menjadi sosok emosional. Kena sekarang betul-betul mendapat hukumannya, perubahan yang benar-benar drastis. Lebih sering dalam kesendirian, tak ada kecerian tambahan, tak ingin berbagi cerita. Karena itu pernah di coba dan tak ada hasil apa apa membuat rangga yang dulu kembali. Ribuan masalah mereka lalui, Ranggapun seperti  tak ada rasa rindu untuk kena, rangga mulai nyaman untuk tidak berkomunikasi . kena betul-betul kehabisan cara.
Setelah di usut. sekin lamanya hubungan yang tetap bertahan walau hanya sedikit kemungkinan. Malam itu adalah pertikaian besar .perang dunia kembali di mulai, kena tak tahan dengan yang rangga lakukan. Bahkan kena yang mengubah cara menjadi memaki rangga, ranggapun tetap cuek. Kena benar-benar sedang di kutuk. Hingga isak kecil terdengar di pendengaran rangga, butiran berbentuk cairan jatuh dari ketingian satu meter membasasi bantal yang berada di pangkuan kena. Isak itu semakin jelas di dengar rangga. Rangga terdiam dengan seribu bahasa, sungguh rangga menyayangi kena, sangat menyayanginya, si makhluk bodoh itu. Kena terus mengungkapkan rasa sakitnya, berbicara pelan, kadang di gebu, kadang menghalus kadang dengan suara tinggi, hingga kena terhanyut dalam kelelahan nya.rangga tetap terdiam. Ada cak sakit di kerongkongan kena selaksa menelan kericil seukuran gepal,
Kena pov : ga aku benar-benar kau sakiti, aku harus bagaimana, aku sudah pernah mencoba meningalkanmu tetapi aku sendiri yang kembali padamu. Kapan ini akan berakhir ga, aku lelah, bahkan hati ini tak tau harus mengeluh apa lagi menjelaskan sakit yang aku rasa, ga tolong mengertilah. Jelas kena beronta dalam hati ingin semua sakit ini hanya mimpi.
 Akhirnya rangga membuka suara yang sedari tadi di kunci. Butiran cair yang dia sembunyikan hanya terbendung dielopak mata bawahnya.
“kena aku juga sudah pernah di posisimu”
Sangat singkat hingga membuat kena semakin geram dan kembali mengoceh dalam isak tangisnya.
Rangga : “ apa yang kamu rasa adalah yang aku rasakan dulu. Jauh sebelum kau menghargai perasaan ku”
Kena terdiam hingga membuat rangga mengutuk diri, menyakiti wanita yang masih sangat dia sayangi. Bahkan perasaannya dulu masih sangat sama, tak ada yang berbeda atau sengaja ia hilangkan.Ranggga sungguh tak suka mendengar isak itu, apalagi kalau harus menyaksikan butir indah itu jatuh dari mata kena. Berbagai cara ia lakukan untuk membuat kena berhenti. Tapi tak ada hasil karna yang kena mau rangga berjanji untuk hadir sebagai rangga yang dulu. Tak ada pilihan lain, rangga yang sebenarnya juga tak ingin hal ini terjadi. Akhirnya rangga  mengalah dengan syarat kena tidak boleh melakukan kesalahan fatal itu lagi. Kena tersenyum lega membuat rangga mengejeknya. Senyuman konyol kena yang menandakan dia menyutui apapun untuk syarat mengakhiri hukumannya itu. Hanya cekukan yang terdengar saat ini menjadi bahan tertawaan rangga dan kena mati matian.

Tinggalkan jejak, kritik dan saran biar tambah semangka, sengaja ngak di bikin terlalu baper karna kalau di lebih-lebihkan takutnya alay J

1 komentar: